Akibat Ditelantarkan Oleh Dokter pada (RSIA), Ibu dan Bayi
Meninggal Dunia Ketika Hendak Melahirkan
 |
| Akibat Ditelantarkan Oleh Dokter pada (RSIA), Ibu dan Bayi Meninggal Dunia Ketika Hendak Melahirkan |
BERAGAM BERITA: Aku tidak mengenal Almarhumah
Suryani Bin Abdul Wahab, begitu juga dengan suaminya Muslem, warga Desa
Lambatee, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Suyani beserta bayinya meninggal
dunia usai melahirkan anak ketiganya. Namun ketika aku membaca di media massa kisah pilu seorang ibu
yang sedang berjuang antara hidup dan mati dalam proses kelahiran anaknya.
Ironisnya pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh
seperti tidak punya hati, mareka tega menelantarkan Suryani hingga 15 jam.
Karena Suryani terus merintih kesakitan, pihak keluarga menanyakan keberadaan
dokter dan meminta agar Suryani dirujuk ke rumah sakit lain apabila tidak ada
dokter spesialis kandungan, Pihak RSIA bukannya merasa iba, tetapi Satpam RSIA
mengusir keluarga almarhumah Suryani. Tidak terasa bulir air mata menetes di
pipi aku .
Sebagai seorang ayah, aku pernah melihat langsung bagaimana istri aku merintih kesakitan saat mencoba melahirkan
normal anak kami yang pertama selama tiga jam di rumah, walaupun pada akhirnya
kami membawa ke RS dan langsung dilakukan operasi caesar, Alhamdulillah ibu dan
anak selamat walaupun kepala putri kami sedikit boyok saat baru lahir.
Aku tidak habis pikir
di mana hati nurani pihak RSIA. Dokter Piket pada hari naas tersebut yaitu dr.
Ulfah Wijaya Kesumah Sp. OG mengaku kurang sehat makanya tidak bisa hadir. Tapi
saat itu dia mengaku terus menginstruksikan bidan untuk mengawasi kemajuan
persalinan pasien. Kalau dia benar ada memantau kondisi almarhum Suryani via
telpon, kenapa dia tidak langsung memutuskan untuk merujuk ke RS lain, kenapa
dia tega membiarkan kondisi Suryani menahan kesakitan dari pukul 06.00 sampai
pukul 21.00.
Ketika dirujuk ke RSUZA, dokter langsung melakukan operasi
ceasar, bayi sudah meninggal dalam kandungan dan rahim Suryani sudah hancur
sehingga harus diangkat. Tidak lama kemudian suryani-pun menghembus nafas
terakhir di RSUZA. Moga saja Almarhumah Suryani mendapat pahala syahid.
Sampai saat ini aku masih bertanya dalam hati bagaimana SOP RSIA
Banda Aceh, mareka benar-benar tidak manusiawi, mareka berhati iblis tega
menelantarkan pasien yang berujung kepada kematian, yang lebih memuakkan lagi
sampai saat ini tidak ada permintaan maaf secara resmi pihak RSIA kepada
keluarga Almarhum, walaupun permintaan maaf tidak dapat mengembalikan nyawa
Suryani dan malaikat kecilnya. Aku menulis status ini dengan penuh emosi,
seandainya aku jumpa langsung dengan
kedua iblis diatas, rasanya belum puas hati aku apabila belum meninju di muka kedua dokter
tersebut.
Baca juga:Inilah Vid30 Goyang H0t Pelajar Berseragam Pramuka Yang Menuaikan Murka di Kalangan Pengguna SosmedBeredar di Sosmed, Foto M3sra ABG di Anjungan Pantai Losari Menuai Hujatan Netter
Demikianlah ulasan singkat Akibat Ditelantarkan Oleh Dokter
pada (RSIA), Ibu dan Bayi Meninggal Dunia Ketika Hendak Melahirkan, Medialah
Yang Memperburuk Citranya, semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian.